dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Rabu, 29 Oktober 2014

Penyakit ebola (masih) gemparkan dunia kesehatan

Tahun ini dunia kesehatan kembali digemparkan dengan munculnya penyakit langka dan mematikan, penyakit ebola. Akhir-akhir ini memang banyak penyakit yang bermunculan dan menjadi perhatian dunia. Hemm, Awalnya saya tidak berniat menulis tentang penyakit ini. Namun, sampai saat ini, penyakit tersebut masih mendapatkan perhatian khusus atau menjadi fokus utama dalam bidang kesehatan. Berikut beberapa infoemasi yang telah saya rangkum dari berbagai sumber, 


Diketahui jumlah pasien yang meninggal akibat penyakit ini telah dilaporkan sejak awal tahun 2014. Sejak Januari lalu, virus ebola yang merebak di Guinea sudah menewaskan 61 orang dari 109 orang yang dipastikan terpapar virus mematikan itu. Laporan bulan Agustus tercatat 1.201 kasus Ebola dan 672 kematian sejak wabah tersebut mulai melanda Afrika Barat. Pusat wabah Ebola yang semula adalah negara Guinea, kini berpindah ke Sierra Leone.

Wabah kali ini diduga bermula dari sebuah desa di dekat Gueckedou, Guinea, di mana berburu kelelawar adalah hal yang lumrah, menurut Doctors Without Borders.

Di beberapa daerah di Afrika Selatan, ada kepercayaan bahwa ketika seseorang menyebut kata "ebola" dengan keras, maka seketika itu juga virus tersebut muncul. Kepercayaan ini menyebabkan para dokter, seperti Doctors Without Borders, sulit memeranginya. Bahkan, sebagian anggota masyarakat menyalahkan dokter sebagai pihak yang menyebarkan virus. Mereka lebih  memilih pergi ke dukun untuk mendapatkan pengobatan.

Awalnya, ebola ditemukan pada 1976. Awalnya, virus ini diduga berasal dari gorila. Wabah ebola terhadap manusia terjadi ketika mereka memakan daging gorila. Namun, teori ini dibantah para ilmuwan. Pasalnya, jika hal ini benar, maka seharusnya lebih banyak kera yang terinfeksi dan kemudian mati ketimbang manusia.

Para ilmuwan percaya bahwa kelelawar adalah penyebar virus ini. Kesimpulan ini berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh Emerging Infectious Diseases. Lembaga ini melakukan penelitian terhadap 276 kelelawar yang ditangkap di empat daerah di Banglades.
Ebola adalah virus yang mirip dengan demam, pilek, atau flu biasa. Namun yang perlu disyukuri adalah bahwa Ebola tak menyebar secepat dan semudah virus-virus tersebut. Ebola bisa menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, baik dari manusia dan binatang yang terinfeksi. Penularan terjadi ketika kera dan manusia memakan makanan yang telah terkena air liur kelelawar. Bisa juga, kera atau manusia menyentuh benda-benda yang telah terkena air liur atau kelelawar, dan kemudian menyentuh mata dan mulut sendiri. Penyakit ini menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita. Hal ini terjadi ketika cairan tubuh seperti muntah atau darah penderita mengenai mata, hidung, atau mulut orang lain. Sehingga, mereka yang bekerja dibidang kesehatan, apalagi tenaga yang tidak terlatih dengan baik akan ebih mudah terinfeksi oleh penyakit ini. 

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, umumnya gejala muncul sekitar delapan hingga 10 hari setelah seseorang terpapar virus. Gejala awalnya adalah pusing, demam, dan nyeri. Terkadang muncul ruam-ruam di tubuh penderita. Hal ini diikuti dengan diare dan muntah-muntah.

Berdasarkan lebih dari 50 persen kasus yang ada, virus ebola menyerang secara mengerikan. Penderita mengalami muntah darah atau kencing darah. Selain itu, keluar darah dari kulit, mata, atau mulut penderita. Namun, bukan ini yang menyebabkan penderita meninggal, melainkan ketika pembuluh darah di dalam tubuh mengeluarkan cairan. Hal ini menyebabkan tekanan darah menurun secara tajam sehingga hati, ginjal, jantung, dan organ lainnya berhenti bekerja.

Saat ini, beberapa negara memberikan perhatian khusus setiap orang yang berkunjung ke negaranya demi menghindari penyebaran virus ini. Apalagi, telah diketahui bahwa terdapat dua orang tenaga kesehatan telah terinfeksi virus ini dan menurut laporan terbaru bahwa satu diantaranya telah dinyatakan bebas dari virus tersebut setelah dirawat di rumah sakit Atlanta. Di Indonesia sendiri belum memiliki prosedur standar (SOP) penanganan virus ebola di tanah air. Karena itu, pakar kesehatan dari Universitas Gajah Mada (UGM) mengusulkan rancangan SOP untuk penyakit tersebut. 

Saat ini, belum ada vaksin atau obat untuk ebola. Ketika wabah sebelumnya terjadi, sebanyak 60-90 persen penderita meninggal. Sejauh ini, hal yang dilakukan dokter adalah merawat penderita, menggunakan cairan dan obat-obatan untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Para dokter juga memberikan pengobatan lainnya ketika infeksi ini menyerang tubuh pasien yang semakin lemah. Sebagian kecil orang ternyata memiliki imunitas terhadap virus ebola.


referensi: 
http://sains.kompas.com/read/2014/08/07/0713336/Mari.Mengenal.Virus.Ebola.Lebih.Dekat.
news.viva.co.id 

2 komentar:

  1. Obat Stroke Iskemik Herbal Alami adalah sebuah solusi untuk anda yang bingung mencari obat untuk mengatasi penyakit stroke, selain itu ada juga Obat Untuk Mengobati Stroke Ringan Herbal yang memang banyak dicari karena sekarang ini banyak sekali penderita penyakit stroke ringan. Obat Stroke Tradisional Alami Ampuh, memang sangat ampuh karena terbuat dari bahan-bahan tradisional. Obat Untuk Stroke Ringan Yang Manjur juga sangat ampuh untuk mengatasi stroke ringan. Untuk itu Obat Penyakit Stroke Alami dan Tradisional sangat membantu sekali untuk pengobatan penyakit stroke. Obat Mujarab Untuk mengobati Penyakit Stroke merupakan sebuah obat mujarab yang banyak dijadikan alternatif oleh banyak orang, Obat Penyakit Stroke Alami dan Tradisional dan Obat Alami Untuk Mengobati Penyakit Stroke ini sudah banyak membantu orang-orang yang mengidap penyakit stroke dengan menggunakan Obat Untuk Penyakit Stroke Paling Ampuh. Obat Herbal Untuk Penderita Penyakit Stroke ini sangat aman, karena terbuat dari bahan alami yang 100% herbal. Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke Berat pun tersedia untuk anda yang memang mengalmai stroke berat. Untuk itu baik Obat Tradisional Untuk Menyembuhkan Penyakit Stroke, Obat Untuk Mengobati Stroke Ringan Maupun Berat, ataupun Obat Herbal Yang Mampu Untuk Mengobati Penyakit Stroke sangat baik dan berkhasiat sangat tinggi untuk mengobati penyakit stroke hingga tuntas.

    BalasHapus
  2. Bagi Anda yang mengalami infeksi rahim, silahkan mengunjungi website kami disini Jika Anda Penderita Infeksi Rahim, Hindari Makanan Ini

    BalasHapus

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com