dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Rabu, 01 Oktober 2014

Ayo, Berpuasa Arafah !


Sebentar lagi, umat Islam seluruh dunia akan menyambut hari yang sangat besar dalam bulan Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan istimewa bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah haji . dalam bulan inipun akan dilaksanakan hari raya Idul Adha. Hari besar Islam yang juga akrab dikenal dengan hari raya kurban insya Allah akan dilaksanakan tanggal 4 atau 5 Oktober 2014 (kita memang tak pernah lepas dari perbedaan, perbedaan itu indah :D !?? )

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dalam bulan Dzulhijjah ini terdapat hari Arafah. Arafah adalah nama sebuah gunung di dekat kota Makkah, dimana Rasulullah SAW terakhir kali khutbah pada Haji Wada’ tahun 10H. Di saat itu pula turun wahyu terakhir, yaitu Surah Al-Maidah ayat 3. Dalam kamus terjemahan Arafah artinya mengetahui. Hari Arafah adalah hari kesembilan di bulan Dzulhijjah, atau sehari sebelum ‘Idul Adha. Banyak keutamaan dari Hari Arafah ini. Hari Arafah adalah hari pada saat umat Islam yang sedang berhaji melaksanakan wukuf di Arafah. Di hari Arafah ini, umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji yakni ibadah wukuf. Wukuf di Arafah merupakan rukun inti dari ibadah haji. Hari arafah ini memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam, baik bagi jama’ah Haji maupun umat Islam lainnya.

Keutamaan bepuasa pada hari Arafah 


Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan oleh kaum muslimin yang tidak sedang berhaji. Waktu Puasa Arafah adalah ketika kaum muslimin yang sedang berhaji wuquf di Arafah. Jadi puasa Arafah ini terikat oleh ketentuan waktu, tempat dan peristiwa.
Namun karena adanya perbedaan waktu di permukaan bumi ini yaitu misalnya di Padang Arafah para jamaah haji sedang wuquf (itu artinya waktu setempat tanggal 9 Dzulhijjah), sementara di belahan bumi yang lain sedang malam hari (tanggal 9 Dzulhijjah juga), di belahan bumi yang lain lagi harinya yang berbeda (masih tanggal 8 Dzulhijjah atau sudah tanggal 10 Dzulhijjah).

Perbedaan waktu antara Indonesia dan Mekah adalah 4 jam untuk WIB, 5 jam untuk WITA dan 6 jam untuk WIT, dengan waktu Indonesia yang lebih dahulu. Itu artinya jika jam 5 pagi di Mekah maka di Jakarta sudah jam 9 pagi. Tetapi perbedaan itu tidak membedakan harinya. Hari Senin di Indonesia demikian pula di Mekah. Di era saat ini, saat teknologi komunikasi sudah canggih, bukanlah perkara yang sulit bagi kita untuk bisa mengetahui kapan para hujjaj sedang wuquf. Itu artinya sangat mudah bagi kita untuk mengetahui kapan harus Puasa Arafah sesuai dengan kaidah awal Puasa Arafah yaitu saat hujjaj wuquf di Arafah. Tidak seperti zaman Rasulullah atau zaman para shahabat, yang untuk mengabarkan berita dari Mekah ke Madinah saja perlu waktu seminggu. Perbedaan yang tidak semestinya seperti sekarang ini hanyalah karena kurangnya koordinasi antara ulama-ulama di negara-negara berpenduduk muslim. Wallahu ’alam.

Berikut adalah Niat Puasa Arafah

NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

Artinya: Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.

Nah, puasa Puasa Arafah ini memiliki keutamaan yang luar biasa besarnya. Berikut adalah keutamaan dari puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah ini.
Pertama, dapat menghapuskan dosa selama dua tahun yakni satu tahun sebelumnya dan satu tahun ke depan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:
Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)
Kedua, pembebasan dari api neraka. Sebagian ulama menjelaskan bahwa pembebasan dari neraka pada hari Arafah diberikan Allah bukan hanya kepada jamaah haji yang sedang wukuf, melainkan juga untuk kaum muslimin yang tidak sedang menjalankan haji. Terlimpahkannya ampunan Allah terhadap dosa selama dua tahun melalui puasa Arafah sangat terkait dengan keutamaan kedua ini.
“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?”(HR. Muslim)
Ketiga, dikabulkan doa ketika puasa Arafah. Secara umum doa orang yang berpuasa akan dikabulkan oleh Allah. Ditambah lagi dengan keutamaan waktu hari Arafah yang merupakan sebaik-baik doa pada waktu itu, maka semakin kuatlah keutamaan terkabulnya doa orang yang berpuasa Arafah pada hari itu.
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir (Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. MilikNyalah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi, hasan)

Jadi, teman-teman tetap update jatuh pada hari apa puasa arafah tahun ini. Mari sama-sama berpuasa arafah dan raih pahalanya. Berlomba-lombalah dalam melakukan sesuatu yang mendatangkan kebaikan. Semoga kita termasuk orang yang selalu berada dalam petunjuk-Nya, berada di jalan-Nya. Aamiin. Etz, jangan lupa berkurban bagi yang mampu, dan yang belum mampu, mari berusaha :D


Taqabbalallahu  minna wa minkum
Happy Id Adha

Referensi
http://www.iberita.com/47714/bacaan-doa-niat-puasa-arafah-2014-dan-keutamaan-bagi-yang-melaksanakan-2
http://www.dakwatuna.com/2014/09/30/57569/hari-arafah-dan-puasa-arafah/



0 komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com