dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Minggu, 05 Januari 2014

Bermain Ice Skating


Hei kawan, lama gak berbagi cerita d blog-ku tercinta.
Kali ini saya berbagi cerita mengenai salah satu olahraga negeri beriklim dingin yang sangat popular. Ice skating !
Karena saya telah merasakan bagaimana rasanya  bermain skating (untuk pertama kalinya, hoho), tak heran rasanya kalau mengulas sedikit mengenai olahraga yang membutuhkan keseimbangan tersebut.
Ice skating, asyik, seru, lucu, menyakitkan :D , menyenangkan dan rasanya, rasa tambah lagi :D. Ice skating atau seluncur es adalah berseluncur di atas es dengan menggunakan sepatu skating (sepatu seluncur). Sebilah pisau baja yang tajam terpasang dibagian dasar sepatu. Nah, proses berseluncur di atas permukaan es dapat dilakukan karena adanya gesekan antara keduanya.


Ice skating berasal dari bahasa Jerman kuno, schake yang berarti tulang kering. Di Negara-Negara dengan musim dingin, lapisan es yang terbentuk pada permukaan air cukup tebal untuk digunakan berseluncur. Di Negara-Negara yang beriklim lebih hangat (seperti Indonesia), ice skating dapat dilakukan di gelanggang seluncur es (arena ice skating). Ice skating ini sangat populer di Negara beriklim dingin tersebut. Keren (y). Ice skating juga merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam olimpiade. Kategorinya juga bermacam-macam, ada tunggal putra, tunggal putri dan berpasangan. Kadang dilakukan pula secara berkelompok dengan variasi  yang indah dan memukau para penonton karena kemampuan berseluncur  dan kelincahan gerakan.
Awalnyanya, saat menonton dari luar arena, melihat para figure skating beraksi dengan lihainya, saya berfikir itu mudah, hanya melangkahkan kaki bergantian dan mendorong ke depan, maka berseluncurlah kita. Ternyata tidak, kesabaran, ketekunan, belajar berdiri, menjaga keseimbangan dan perlahan-lahan melangkah bukanlah hal yang mudah, seperti waktu kecil saat mulai belajar untuk berjalan. Walaupun kali ini dengan medan yang berbeda. Dan untuk pertama kalinya, dari ajakan teman-teman kampus untuk ber-ice skating ria di Mall Panakukang (MP) Makassar yang sekitar setahun yang lalu telah dilengkapi dengan wahana ice skating. Tarifnya Rp 10.000 pada hari senin -  jumat dan Rp 30.000 saat weekend dan hari libur. (masih cukup terjangkau bagi mahasiswi seperti saya :D ). Lumayan bisa berseluncur di arena selama 1 jam.

Bagaimana rasanya berseluncur di atas es untuk pertama kalinya. Haha, saya bahkan tak mampu melangkahkan kakiku dan hanya berpegang didinding pinggir arena. Untung saja waktu itu mainnya bareng-bareng jadi saling menertawailah kami satu sama lain, hehe. Dan bukan hanya kami, banyak juga yang berdiri tertawa dan menoton seperti kami. 
Apa saya terjatuh ? yah, berkali-kali, kalau tidak salah ingat 6 kali. Wow, usaha yang keras untuk bisa berseluncur di arena. tidak bisa seimbang dan arena yang licin membuat saya jatuh bangun, bahkan berhenti  jika sudah berada di tengah arena karena tidak mau jatuh saat kembali melangkahkan kaki menuju dinding arena. Tapi, itu bukan masalah karena tak ada yang mengenal, toh  banyak juga yang jatuh dan kalaupun jatuh, ada beberapa orang sang ahli ice skating yang akan siap membantu berdiri kembali, jadi have fun !
Bermain ice skating mungkin seperti bermain sepatu roda. Lutut harus ditekuk agar bisa bertahan di permukaan es yang licin, dengan begitu tidak akan mudah terjadi gesekan sehingga bisa tetap berada ditengah-tengah arena seluncur (walaupun kali ini hanya berdiam saja, hhaha). 
Rasanya kurang lengkap tanpa menampilkan foto saat bermain ice skating..hehehe





Itulah sedikit ulasan saya ttng ice skating. Patut untuk dicoba kawan ^_^

2 komentar:

  1. Behhh... nda jatuh cintaji sama senior ice skatingx....??? Ahahhha

    BalasHapus

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com