dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Minggu, 23 Juni 2013

The Power or The Weakness Of “Kepepet”


Tugas kuliah menumpuk,
Kegiatan organisasi intra dan ekstra jadwal berentetan
hehehe, tidak ada masaaalah, jangan terlalu kaku,
itulah sederet kata-kata yang sudah tidak asing lagi bagi pelajar/mahasiswa + organisator (dalam hal ini teman-temanku, peace teman :) )

  


Entah kenapa pada waktu-waktu mepet, otak rasanya dapat bekerja lebih cepat dibanding waktu-waktu yang lain. Mungkin itulah salah satu kelebihannya :D . yah itu pulalah kekuatan dari sugesti. Kadang saat kita mengerjakan sesuatu yang  tidak termasuk dalam kategori deadline, menunda adalah pilihannya. Selain itu, keadaan demikian juga dapat dipicu oleh penyusunan jadwal yang keterlaluan rapinya (hooh, yang bagaimana tuuh :D). Ada beberapa pekerjaan atau kegiatan yang memang harus membutuhkan kerja keras untuk menyelesaikannya. Maka haruslah menerapkan peribahasa ini “sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

MEPET -> KEPEPET = terdesak (terpepet :D)
Jadi kepepet atau terdesak adalah suatu keadaan yang tidak lapang atau tidak leluasa lagi (http://www.artikata.com). Kepepet membuat orang biasa menjadi luar biasa. Mario Teguh sang motivator mengatakan bahwa Perubahan kadang-kadang harus dilakukan dengan segera, karena terdesak oleh sesuatu, kepepetnya itu berkah bagi orang yang terlalu lama bersiap-siap…
Jadi mulailah bertindak, berhenti bersiap-siap, lakukan sesuatu..
Kita telah memiliki kesiapan untuk berhasil kalau kita memulai..

SEBELUM KETERDESAKAN YANG SESUNGGUHNYA DATANG SEBAIKNYA KITA MEMBUAT KETERDESAKAN DIRI SENDIRI.

Jika anda kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan  yang sederhana, anda terpaksa menangani yang pelik karena semua masalah datang dalam bentuk yang mudah diselesaikan dan membesar, menguat, memburuk karena kita menundanya ..

So, memilihlah :)

2 komentar:

  1. smngat wina....
    yg jlas kita harus ketemu d Audit nanti... bulan 9 tahun depan sambil pake toga... bgmn... setuju???

    BalasHapus
  2. setujuuuu....

    amiin ya Allah :)

    BalasHapus

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com