dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Senin, 10 Desember 2012

Ikatkan Sehelai Pita Kuning Bagiku

Pada tahun 1971, sebuah surat kabar di kota New York menulis sebuah kisah nyata tentang perjalanan hidup seorang pria yg tinggal di kota White Oak, New York.

Pria ini menikah dgn wanita yg cantik dan baik. Sayang, ia tdk menghargai istrinya.Ia bkn suami dan ayah yg baik. Ia sering pulang malam, dalam keadaan mabuk, memukul anak dan istrinya.Kemudian ia memutuskan u/ pergi ke kota besar New York. Ia mencuri tabungan istrinya. Ia meninggalkan keluarganya.

Di sana, ia mengembangkan bisnis dan berhasil. Ia menikmati hidupnya. Sex, drugs, dll. Ia menikmatinya. Beberapa bulan berlalu, ia bangkrut dan tdk punya uang lagi.

Ia mulai melakukan tindak kriminal, membuat cek palsu, menipu dan naasnya ia tertangkap basah pihak kepolisian sedang melakukan aksinya sehingga ia hrus di penjara slama 3 tahun.

... Menjelang akhr masa tahanannya, ia mulai merindukan keluarganya, ia menyesal.

Ia pun menulis surat kpd keluarganya.
"aku tahu aku bersalah, aku menyadari dan menyesalinya. Aku meminta maaf. Aku jg tahu, ini tdk akan mudah. Sayangku, jika kau masih sudi memaafkanku dan msh mempunyai perasaan padaku, maka pada hari kebebasanku datanglah, dan pasanglah pita kuning di pohon beringin di pusat kota White Oak."
surat pun terkirim.

Masa kebebasan pun tiba. Ia bebas setelah 3 tahun di penjara. Ia tdk tahu nasib surat yg dikrim kpd keluarganya. Kemudian, ia naik bis menuju Miami. Ia menceritakan semua tentang hidupnya kpd smw penumpang dan supir bis itu. Ia menyuruh supir berhenti di kota White Oak, tempat pohon beringin berada.

Sesampainya, bis pun berhenti. Ia tertunduk, tdk berani menatap pohon itu. Ia tkut kalau kalau, saat ia melihat pohon itu dan tdk mendapati pita kuning yg dimintanya. Tapi sbg laki laki yg jantan, ia memberanikan diri dan melihat pohon itu.

Dan betapa terkejutnya ia setelah melihat pohon itu. Ia menangis krn ia tdk melihat, TIDAK ADA, tidak ada SATU PITA KUNING yg terPAsang di pohoN itu... Melainkan ada puluhan bahkan ratusan pita kuning menghiasi pohon di kota White Oak trsebut. Ia kemudian tersenyum, terharu dan sangat bersyukur, berlari menghampiri keluarganya.

Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon suratkabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, “Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree“, dan ketika album ini di-rilispada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulanApril 1973.

Sumber : http://rosyutina.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com