dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Senin, 10 Desember 2012

Demonstrasi, please jangan anarkis



Hampir setiap hari-hari besar nasional di Indonesia selalu diwarnai dengan demonstrasi dari kalangan mahasiswa. Bukannya aksi demonstrasi berjalan damai, sebagian besar demonstrasi terjadi secara anarkis (waduuuh).  Sering juga saya mendengar bahwa demonstrasi yang dilakukan adalah untuk rakyat, mewakili suara rakyat (katanya) tetapi kenyataannya banyak rakyat yang mengeluh dengan demonstrasi. Demonstrasi memang salah satu upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah bagaimana kondisi rakyatnya dan apa yang dibutuhkan rakyat, kegelisahan rakyat sekarang ini, tetapi cara penyampaiannya kurang baik gitu. Katanya, kalo ngga’ ricuh, demonya gagal (wow). 
 
Aktivitas masyarakat terhambat total, kemacetan terjadi di mana-mana (ya ampuuun). Tidak berhenti disitu, pembakaran ban di tengah jalan, merusak fasilitas umum dan kampus juga tak terhindarkan, yang mana coba yang menjadi bukti pro rakyat-nya mahasiswa. Berbicara tentang bakar-bakar ban, dari segi kesehatan tentu saja berbahaya mengingat banyaknya bahan-bahan kimia yang terkandung dalam “ban” tersebut, coba saja bakar-bakar sate atau jagung, pasti lebih asyik :D. Hmm, Kerugian akibat demo yang anarkis juga pasti banyak, mulai dari perbaikan fasilitas-fasilitas umum dan kampus yang tentunya memakan biaya yang tidak sedikit. 

Hal tersebut bukannya membuat masyarakat menjadi simpati terhadap mahasiswa tetapi masyarakat malah “cuek” /tidak bersimpati pada mahasiswa. Mungkin mahasiswa harus mampu menarik kembali simpati masyarakat. Selain itu mahasiswa juga harus tahu tujuan demo. Demonstrasi temanya ini, fasilitas yang dirusak malah yang lain. Jadi tidak nyambung kan. Masyarakat sepertinya memang sangat tidak setuju dan tidak suka denga aksi-aksi demo anarkis mahasiswa. 

And did you know ? Demonstrasi yang anarkis (dalam hal ini di Makassar) juga berdampak pada mereka yang mencari lowongan kerja (para alumni), mereka dipertimbangkan untuk bisa bergabung dalam dunia kerja yang seharusnya.

Jadi, untuk teman-teman, come on, lakukan demo dengan aksi damai, supaya benar-benar mewakili rakyat kan? Karena semua tahu, mahasiswa itu orang ber-intelektual, demo untuk hal-hal baik, hanya caranya saja yang harus diperbaiki, management demo yg baik mesti ada karena ada hal baik dibalik demonstrasi dari mahasiswa :)

Ini hanya pendapat, dan salinan beberapa kutipan di Obrolan Karebosi (OK)-Celebes TV

2 komentar:

  1. wawww... sy tadi jam 5 baru plg dari kampus 1 krn jalan d tutup dpan kampus...!!!

    BalasHapus
  2. wow..untung tidak lewat situ tadi hehe :D

    BalasHapus

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com