dan kutulis mereka yang menari-nari dalam fikiranku, kecuali sedikit

Senin, 08 Oktober 2012

Hemoglobin (Hb) rendah, donor darah gagal



Untuk yang ke-2 kalinya saya harus menelan kegagalan untuk merealisasikan niat baik saya menjadi pendonor (ciyeee....), penyebabnya selalu sama saja, Hb rendah, (ciri-cirinya tuh, darah yang diambil mengapung dalam cairan yang disediakan, seharusnya tenggelam) + begadang. Huummm...
Donor darah kali ini diadakan oleh BEM FIKES UIN Alauddin bekerja sama dengan KSR UIN dan PMI Makassar. Acaranya dimulai pukul 09.00 sampai 14.00 di depan gedung FIKES UIN.  

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah (wikipedia.
Untuk dapat menyumbangkan darah, seorang donor darah harus memenuhi syarat sebagai berikut (wikipedia) :
  • calon donor harus berusia 17-60 tahun,
  • berat badan minimal 47 kg
  • kadar hemoglobin >12,5 gr%
  • tekanan darah 100-150 (sistole) dan 70-100 (diastole).
  • menandatangani formulir pendaftaranan
  • tidak mengalami gangguan pada pembeku darah
  • lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter
  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui.

Hemoglobin yang rendah disebut sebagai anemia. Ada banyak alasan penyebab anemia :
1. Kehilangan darah (luka trauma, operasi, perdarahan kanker usus atau perut ulkus),
2. Kekurangan gizi (besi, vitamin B12, folat),
3. Masalah sumsum tulang (penggantian sumsum tulang oleh kanker,
4. Penindasan oleh obat kemoterapi,
5. Gagal ginjal), dan
6. Hemoglobin abnormal (anemia sel sabit).
Gejala yang paling umum dari semua jenis anemia adalah kelelahan (kelelahan). Tidak memiliki cukup hemoglobin dalam darah menyebabkan kelelahan.
Jadi, saya harus lebih berjuang untuk merealisasikan niat saya. Ok. Chayooo

6 komentar:

  1. Cara Mencegah Penyakit Ayan Anak dan Dewasa Jika tanda-tanda penderita akan mengalami kejang-kejang maka suruhlah dia menelan 1 atau 2 sendok teh garam serta menghirup aroma bau bawang putih yang sudah ditumbuk halus.

    BalasHapus
  2. sekarang mesti hati-hati nih takutnya kalo kelelahan kadar hb nya lagi kurang

    BalasHapus
  3. Saya juga gitu selalu gagal donor. Hb rendah 😔 cuman anehnya saya ga merasa kelelahan ataupun kurang gizi. (Hobby saya: tidur dimana pun saya merasa ngantuk 😄 ) Sayur dan buah jg cukup. Kenapa ya?

    BalasHapus
  4. 2x saya niat donorkan darah tapi gagal.
    Pertama karna belum lebih dari setahun pasca operasi. Kedua krna tensi yg rendah hanya 90, hb pun pas pasan .
    Padahal niat baik

    BalasHapus
  5. 2x saya niat donorkan darah tapi gagal.
    Pertama karna belum lebih dari setahun pasca operasi. Kedua krna tensi yg rendah hanya 90, hb pun pas pasan .
    Padahal niat baik

    BalasHapus

silahkan berkomentar (keep brotherhood) :)

Instagram

Twitter

Translate

Text Widget

Copyright © winaakurniaa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com